Wanita Muslimah : Permasalahan apakah wanita hamil bisa haid dibahas oleh ulama karena ada kepentingan syariat, yaitu masih shalat, puasa atau tidak dan terkait dengan hukum-hukum wanita haid. Hal ini diperselisihkan

Permasalahan apakah wanita hamil bisa haid dibahas oleh ulama karena ada kepentingan syariat, yaitu masih shalat, puasa atau tidak dan terkait dengan hukum-hukum wanita haid. Hal ini diperselisihkan oleh ulama. Berikut sedikit pembahasannya.


Diantara yang berpendapat bahwa wanita hamil bisa hadh adalah Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin rahimahullah, beliau berkata,
، لكن بعض النساء قد يستمر بها الحيض على عادته كما كان قبل الحمل، فيكون هذا الحيض مانعاً لكل ما يمنعه حيض غير الحامل، ….
Akan tetapi sebagian wanita terkadang haid tetap berlangsung sebagaimana kebiasaannya sebelum hamil. Maka haid ini menghalangi (shalat dan puasa, pent) sebagaimana menghalangi wanita yang tidak hamil….”1

“ Baca Selengkapnya tentang KAOS DAKWAH islami yang sedang trend “
Akan tetapi pendapat yang lebih tepat adalah wanita hamil tidak bisa mengalami haid.
Imam Ahmad bin Hambal berkata rahimahullah,
إنما تعرف النساء الحمل بانقطاع الدم
Diketahui hamilnya seorang wanita dengan putusnya haid (tidak haid lagi).”2
Dalam fatwa Al-Lajnah Ad-Daimah dijelaskan,
اختلف الفقهاء في الحامل : هل تحيض وهي حامل أو لا؟ والصحيح من القولين : أنها لا تحيض أيام حملها، وذلك أن الله سبحانه جعل من أنواع عدة المطلقة : أن تحيض ثلاث حيض ليتبين بذلك براءة رحمها من الحمل، ولو كانت الحامل تحيض ما صح أن يجعل الحيض عدة لإثبات براءة الرحم .
Ulama fikih berselisih pendapat mengenai wanita yang hamil apakah ia mengalami haid atau tidak. Yang shahih dari dua pendapat adalah wanita hamil tidak mengalami haid pada saat hamil. Allah menjadikan berbagai macam jenis ‘iddah (masa iddah) bagi wanita yang ditalak. Misalnya haid tiga kali untuk memastikan bersihnya rahimnya dari kehamilan. Seandainya orang hamil bisa mengalami haid maka tidak benar menjadikan haid sebagai patokan iddahnya untuk memastikan bersihnya rahim (wanita hamil berakhir masa iddahnya adalah ketika melahirkan anaknya, pent).3
Demikian juga pembahasan secara medis, wanita hamil tidak mungkin terjadi haid karena hormon yang mengatur hal tersebut berlawanan.
Demikian pembahasan singkat ini, semoga bermanfaat.
***
@Rumah Sakit Mitra Sehat, Wates, Yogyakarta Tercinta
Penyusun: dr. Raehanul BahraenArtikel www.muslimah.or.id
Fatawa Mar’ah Muslimah sumber: http://ar.islamway.net/fatwa/17113
Al-Mughni 1/405, Darul Fikr Beirut, cet. I, 1405 H, syamilah


“ Baca Selengkapnya BAJU SYAR’I muslimah islami sedang trend ini “
Axact

Axact

Vestibulum bibendum felis sit amet dolor auctor molestie. In dignissim eget nibh id dapibus. Fusce et suscipit orci. Aliquam sit amet urna lorem. Duis eu imperdiet nunc, non imperdiet libero.

Post A Comment:

0 comments: