Wanita Muslimah : Pendapat yang paling benar diantara perkataan ulama bahwasanya wanita yang junub kemudian mengalami haid maka tidak diwajibkan baginya mandi janabah seketika itu juga. Akan tetapi diperbolehkan baginya menunda …



Pendapat yang paling benar diantara perkataan ulama bahwasanya wanita yang junub kemudian mengalami haid maka tidak diwajibkan baginya mandi janabah seketika itu juga. Akan tetapi diperbolehkan baginya menunda mandi janabah hingga suci dari haid lalu ia mandi wajib dengan dua niat sekaligus (yaitu mandi janabah  dan mandi haid). Inilah madzab imam Ahmad rahimahullah. (Shahih Fiqh Sunnah, I/182).

“ Baca Selengkapnya tentang KAOS DAKWAH islami yang sedang trend “
Pertanyaan:
Bagaimanakah hukum seorang wanita yang mengalami haid sementara ia sedang junub? Apakah ia boleh mandi wajib dengan satu niat atau bagiamana?
Jawaban:
Pendapat yang paling kuat mengatakan bahwa  tatkala mandi diperbolehkan menggabungkan beberapa niat. Sebagai contoh ada seorang wanita sedang junub lalu keluar darah haid. Dia boleh mandi satu kali dengan dua niat yaitu niat meghilangkan junub dan niat suci dari haid. Hal in sudah mencukupi.
Sebagian ulama berpendapat –dan ini adalah pendapat madzab Syafi’iy-, Tidak boleh menggabungkan beberapa niat (dalam satu kali mandi). Sehingga dia harus mandi dua kali. Akan tetapi mayoritas ulama berpendapat, dalam kasus ini cukup satu kali mandi.
Sebagai contoh seseorang yang berkeinginan mengilangkan hadats junub dan juga mandi Jumat. Lalu dia menggabungkan niat keduanya.  Karena itu, dalam hal ini harus ditentukan niatnya. Jika dia hanya berniat mandi Jum’at saja maka tidak dihitung mandi junub. Dan jika dia berniat mandi janabah saja maka hadats junubnya hilang, namun ia belum mendapatkan mandi Jum’at. Berbeda tatkala ia meniatkan keduanya maka dia mendapatkan keduanya.
Demikian pula, ketika wanita tersebut berniat mandi haid, namun tidak berniat mandi junub maka tentu hadats junub masih melekat padanya. Sebaliknya ketika dia hanya berniat suci dari junub dan tidak berniat suci dari haid maka hadats haid belum hilang darinya. Namun jika dia berniat mengilangkan keduanya maka hilanglah kedua hadats tersebut bersamaan.
“ Baca Selengkapnya BAJU SYAR’I muslimah islami sedang trend ini “

Jihan Nur Shadrina

Jihan Nur Shadrina

Blog ini di buat, copas dari beberapa sumber website muslim. Sekaligus saya belajar dan membaca dari hasil copas artikel, agar saya bisa mendapatkan ilmu yang bermanfaat untuk diri saya, keluarga dan lingkungan di sekitar, Semoga saya di jadikan WANITA MUSLIMAH yang bermanfaat. Aamiin.

Post A Comment:

0 comments: