Wanita Muslimah : Apa saja yang dibolehkan bagi wanita saat berpuasa atau masih sah-sah saja dilakukan adalah beberapa hal berikut. 1- Berjima’ (hubungan intim) di malam hari sebelum terbit Fajar Shubuh. …

Apa saja yang dibolehkan bagi wanita saat berpuasa atau masih sah-sah saja dilakukan adalah


beberapa hal berikut.
1- Berjima’ (hubungan intim) di malam hari sebelum terbit Fajar Shubuh.
Ini adalah keringanan dari Allah sebagaimana disebutkan dalam ayat,
أُحِلَّ لَكُمْ لَيْلَةَ الصِّيَامِ الرَّفَثُ إِلَى نِسَائِكُمْ
Dihalalkan bagi kamu pada malam hari bulan puasa bercampur dengan isteri-isteri kamu” (QS. Al Baqarah: 187).
Dari Al Baro’, ia berkata,
لَمَّا نَزَلَ صَوْمُ رَمَضَانَ كَانُوا لاَ يَقْرَبُونَ النِّسَاءَ رَمَضَانَ كُلَّهُ ، وَكَانَ رِجَالٌ يَخُونُونَ أَنْفُسَهُمْ ، فَأَنْزَلَ اللَّهُ ( عَلِمَ اللَّهُ أَنَّكُمْ كُنْتُمْ تَخْتَانُونَ أَنْفُسَكُمْ فَتَابَ عَلَيْكُمْ وَعَفَا عَنْكُمْ )
“Ketika turun perintah puasa Ramadhan, maka setiap pria tidaklah mendekati istri mereka di seluruh bulan Ramadhan. Para lelaki pun akhirnya tidak kuat menahan diri mereka sendiri, hingga Allah pun menurunkan ayat,
عَلِمَ اللَّهُ أَنَّكُمْ كُنْتُمْ تَخْتَانُونَ أَنْفُسَكُمْ فَتَابَ عَلَيْكُمْ وَعَفَا عَنْكُمْ
Allah mengetahui bahwasanya kamu tidak dapat menahan nafsumu, karena itu Allah mengampuni kamu dan memberi ma’af kepadamu.” (QS. Al Baqarah: 187).
Mengenai perihal di atas disebutkan dalam ayat selengkapnya sebagai berikut:
أُحِلَّ لَكُمْ لَيْلَةَ الصِّيَامِ الرَّفَثُ إِلَى نِسَائِكُمْ هُنَّ لِبَاسٌ لَكُمْ وَأَنْتُمْ لِبَاسٌ لَهُنَّ عَلِمَ اللَّهُ أَنَّكُمْ كُنْتُمْ تَخْتَانُونَ أَنْفُسَكُمْ فَتَابَ عَلَيْكُمْ وَعَفَا عَنْكُمْ فَالْآَنَ بَاشِرُوهُنَّ وَابْتَغُوا مَا كَتَبَ اللَّهُ لَكُمْ وَكُلُوا وَاشْرَبُوا حَتَّى يَتَبَيَّنَ لَكُمُ الْخَيْطُ الْأَبْيَضُ مِنَ الْخَيْطِ الْأَسْوَدِ مِنَ الْفَجْرِ ثُمَّ أَتِمُّوا الصِّيَامَ إِلَى اللَّيْلِ وَلَا تُبَاشِرُوهُنَّ وَأَنْتُمْ عَاكِفُونَ فِي الْمَسَاجِدِ تِلْكَ حُدُودُ اللَّهِ فَلَا تَقْرَبُوهَا كَذَلِكَ يُبَيِّنُ اللَّهُ آَيَاتِهِ لِلنَّاسِ لَعَلَّهُمْ يَتَّقُونَ
Dihalalkan bagi kamu pada malam hari bulan puasa bercampur dengan isteri-isteri kamu; mereka adalah pakaian bagimu, dan kamupun adalah pakaian bagi mereka. Allah mengetahui bahwasanya kamu tidak dapat menahan nafsumu, karena itu Allah mengampuni kamu dan memberi ma’af kepadamu. Maka sekarang campurilah mereka dan ikutilah apa yang telah ditetapkan Allah untukmu, dan makan minumlah hingga terang bagimu benang putih dari benang hitam, yaitu fajar. Kemudian sempurnakanlah puasa itu sampai (datang) malam, (tetapi) janganlah kamu campuri mereka itu, sedang kamu beri’tikaf dalam mesjid. Itulah larangan Allah, maka janganlah kamu mendekatinya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepada manusia, supaya mereka bertakwa.” (QS. Al Baqarah: 187).

“ Baca Selengkapnya BAJU SYAR’I muslimah islami sedang trend ini “
2- Berada di Shubuh hari dalam keadaan junub
Seandainya malam hari atau sebelum Shubuh berhubungan intim, hal itu dibolehkan. Kalau toh belum sempat mandi junub padahal azan Shubuh sudah berkumandang, masih tetap boleh berpuasa pada hari itu. Yang penting di waktu Shubuh tersebut segera mandi dan bergegas untuk melaksanakan shalat Shubuh, jangan sampai keluar waktu.
‘Aisyah radhiyallahu ‘anha berkata,
قَدْ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- يُدْرِكُهُ الْفَجْرُ فِى رَمَضَانَ وَهُوَ جُنُبٌ مِنْ غَيْرِ حُلُمٍ فَيَغْتَسِلُ وَيَصُومُ.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah menjumpai waktu fajar di bulan Ramadhan dalam keadaan junub bukan karena mimpi basah, kemudian beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam mandi dan tetap berpuasa.” (HR. Muslim no. 1109)
-bersambung insya Allah-

* Pembahasan di atas disarikan dari kitab Fiqhush Sunnah lin Nisa’, buah karya Syaikh Abu Malik Kamal bin Asy Sayyid Salim, hal. 273 – 276, terbitan Al Maktabah At Taufiqiyyah.
Disusun di Pesantren Darush Sholihin GK, 3 Sya’ban 1435 H
Penulis: Muhammad Abduh Tuasikal
Artikel Muslimah.Or.Id

“ Baca Selengkapnya tentang KAOS DAKWAH islami yang sedang trend “
Axact

KAOS DAKWAH

KAOS DAKWAH adalah blog membahas tentang cara pembuatan Kaos Dakwah sampai bagaimana cara menjual Kaos Dakwah Online maupun offline, Silakan cari artikel di blog ini..Terima Kasih telah berkunjung di blog sederhana ini.

Post A Comment:

0 comments: