Tauhid berasal dari kata وحد  – يوحد  – توحيدا , yaitu mengesakan Allah Subhanahu wa Ta’ala dengan meyakini keesaan-Nya tanpa menyekutukan-Nya dalam rububiyah-Nya, nama-nama dan sifat-Nya, dan uluhiyah …

Tauhid berasal dari kata وحد  – يوحد  – توحيدا , yaitu mengesakan Allah Subhanahu wa Ta’ala dengan meyakini keesaan-Nya tanpa menyekutukan-Nya dalam rububiyah-Nya, nama-nama dan sifat-Nya, dan uluhiyah serta dalam ibadah kepada-Nya. Allah subhanahu wa ta’ala Maha Esa walaupun manusia tidak mengesakan-Nya.
Mengesakan Allah dalam hal ibadah disebut tauhid karena seorang hamba dengan keyakinannya itu telah mentauhidkan Allah. Ketika dia meyakini keesaan Allah, dia akan beramal sesuai keyakinannya, dengan mengikhlaskan ibadahnya hanya kepada Allah dan berdoa kepada Allah. Mengimani bahwasanya Allah pengatur semua urusan dan pencipta seluruh makhluk, Dia pemilik asmaul husna dan sifat yang sempurna, dan hanya Allah saja yang berhak untuk diibadahi dan bukan selain-Nya.
Jika dirinci, Tauhid dibagi atas 3 jenis, yaitu:
1. Tauhid rububiyah,
2. Tauhid uluhiyah,
3. Tauhid asma wa sifat
Tauhid rububiyah diyakini juga oleh kaum musyrikin dan tidak ada yang mengingkarinya, akan tetapi hal ini tidak memasukkan mereka kedalam Islam karena mereka tidak mengesakan ibadah hanya kepada Allah, dan mereka tidak mengimani Allah dalam hal tauhid uluhiyah. Kaum musyrikin sepakat bahwasanya Rabb mereka adalah yang menciptakan dan yang memberi rizki,dan Allah adalah Rabb mereka, akan tetapi mereka tidak mengesakan Allah dalam ibadah. Karena itu, nabi Muhammad shalallahu ‘alaihi wassalam memerangi mereka sampai mereka mau untuk beribadah hanya kepada Allah semata.
***


Axact

Axact

Vestibulum bibendum felis sit amet dolor auctor molestie. In dignissim eget nibh id dapibus. Fusce et suscipit orci. Aliquam sit amet urna lorem. Duis eu imperdiet nunc, non imperdiet libero.

Post A Comment:

0 comments: