Coba kita lihat fenomena yang terjadi pada remaja Indonesia yang menghabiskan waktunya hanya untuk nongkrong di mall, di cafe, nonton, foya-foya, clubbing, karaoke, dugem. Prestasi belajar kian hari, kian menurun, angka kejahatan semakin meningkat. Sebut saja mulai dari merebaknya narkoba, seks bebas, saling bunuh antar teman, bunuh diri hanya karena persoalan cinta monyet, hamil di luar nikah, dan masih banyak lagi kemerosotan moral yang lagi marak akhir- akhir ini.

Coba bayangkan semua hanya diam melihat kondisi remaja seperti ini. Jika hanya diam, tanpa mengkampanyekan dan mengupayakan kebaikan, 10 tahun mendatang, tidak terbayang bagaimana kondisi masyarakatnya.

Bukankah kata Rasulullah, gambaran masyarakat itu ibarat orang naik kapal. Ada yang berada di dek bawah dan ada pula yang berada di dek atas. Orang yang berada di dek bawah harus naik dulu bila mau minum. Karena malas naik turun akhirnya mereka berinisiatif untuk melubangi kapal saja supaya mudah untuk dapat air. Apabila orang yang berada di dek atas tidak peduli untuk menasehati maka alhasil kapal itu sudah pasti tenggelam dalam waktu dekat.

Hal itu persis ketika tidak ada yang peduli dengan kemaksiatan yang marak terjadi di masyarakat tanpa mau menasehati atau berdakwah kepada mereka, kondisi moral bisa dipastikan terus memburuk. Jika hal ini terjadi, imbas keburukan itu pasti juga mengenai orang lain meskipun tidak turuk melakukan keburukan itu.

Hal pertama yang harus dilakukan sebagai seorang pendakwah atau penyampai kebaikan adalah membenahi diri terlebih dulu. Penyampai kebaikan tanpa mempunyai akhlak baik Karena tidak mungkin kita berdakwah tetapi kondisi akhlaq kita masih belum baik. Kemudian kuatkan tekad kita untuk menjadi sesorang yang lebih baik.

Muslim dan muslimah adalah sasaran prioritas dakwah daripada yang orang-orang di luar Islam. Bukan berarti menganak tirikan mereka yang di luar Islam, hanya memang menguatkan internal lebih utama. Ada sebuah syair yang mengatakan, “Islam, mahjuubun bil muslimin (Keindahan Islam tertutup oleh orang Islam sendiri).” Hal ini tentu saja karena umat Islam tidak paham keislamannya, tidak mengetahui keindahan agamanya. Suatu saat orang-orangdi luar Islam akan terperangah dengan akhlak orang Muslim.

Tidak seperti kondisi umat Islam saat ini. Berapa banyak mereka yang mencemooh Islam bahkan saudara mereka sendiri, saling mencurigai bahkan yang lebih memalukan adalah mereka yang mengaku Islam phobia (takut) dengan agama mereka sendiri. Umat Islam bahkan malu menunjukkan identitas keIslaman mereka. Itu semua dikarenakan dakwah Islam yang tidak berjalan sebagaimana mestinya dan keegoan kita untuk trus diam dan membiarkan kemungkaran ini terus terjadi.

Muslimah Harus Bisa Ambil Peran


Sebagai seorang Muslimah, janganlah kita menjadi orang yang pasif. Sebagai seorang Muslimah kita gak cuma cukup pandai berdandan, berprestasi, dan berkarier namun harus diperhitungkan karena kiprahnya, peran nyata dengan modal kecerdasan, keimanan, dan akhlaknya.

Begitu juga dalam dakwah. Jangan mau menjadi objek saja, tetapi kita harus menjadi subyek yang bisa merubah zaman. Coba kita renungkan, dengan populasi penduduk dunia yang diyakini mayoritas adalah wanita dan bayangkan apabila dari mayoritas wanita itu menyadari akan ketekadan kuat untuk merevolusi kebaikan dengan dakwah, sudah bisa dipastikan kehidupan Islam yang kita cita-citakan bersama akan mudah terwujud.

Dengan populasi yang besar itu, apa jadinya jika muslimah tidak ikut ambil peran dalam dakwah. Ada banyak bahasa yang lebih mungkin bisa diterima antara muslimah satu dengan lainnya.

Tertarik untuk mendakwahkan sunnah nabi? Benahi diri kita mulai sekarang! Samapaikan mulai dari orang yang terdekat dengan kita! Hidup damai dalam masyarakat Islami!

sumber: Majalah Donatur Yayasan Dana Sosial Al Falah Malang Edisi Juni 2017
Next
This is the most recent post.
Previous
Older Post
Jihan Nur Shadrina

Jihan Nur Shadrina

Blog ini di buat, copas dari beberapa sumber website muslim. Sekaligus saya belajar dan membaca dari hasil copas artikel, agar saya bisa mendapatkan ilmu yang bermanfaat untuk diri saya, keluarga dan lingkungan di sekitar, Semoga saya di jadikan WANITA MUSLIMAH yang bermanfaat. Aamiin.

Post A Comment:

0 comments: